Ukhuwah Balikpapan

Ukhuwah Balikpapan Ukhuwah Balikpapan

📢 PROMO SPESIAL UMROH MANDIRI HANYA 16 JUTA! ✈️✨💫 Impian Umroh kini lebih terjangkau! 🕋Dengan hanya 16 juta, wujudkan pe...
16/11/2024

📢 PROMO SPESIAL UMROH MANDIRI HANYA 16 JUTA! ✈️✨

💫 Impian Umroh kini lebih terjangkau! 🕋
Dengan hanya 16 juta, wujudkan perjalanan spiritual Anda ke Tanah Suci bersama program Umroh Mandiri Umroh Hasanah Bpn Umroh Wisata Murah

🕌 Daftar sekarang untuk ikut webinar GRATIS!

📍 Kuota terbatas, segera amankan tempat Anda!

📲 Klik link di bawah ini untuk mendaftar:

👉 https://bit.ly/umrohmdr

🌟 Jangan lewatkan kesempatan ini untuk mendapatkan informasi lengkap dan tips perjalanan hemat ke Tanah Suci

Teruskan info ini kepada keluarga dan teman Anda

08/09/2024

Episode 10 : Tekat Berangkat
Setelah tiga hari sebelumnya gagal berangkat, hari ini adalah kesempatan terakhir bagi Junaedi, Melati, dan Bu Maimun untuk melanjutkan perjalanan mereka, berhaji menuju Mekkah. Dengan tekad yang bulat, Junaedi memutuskan untuk membeli tiket secara pribadi. Mereka mengikuti rute yang sama—melalui Kuala Lumpur kemudian ke Riyadh.
Namun, kegelisahan masih melanda. Bu Maimun yang duduk di sudut penginapan, menatap putranya dengan tatapan khawatir. “Nak, ini bagaimana? Jangan sampai kita ditahan dan dibentak-bentak lagi seperti kemarin,”
Junaedi tersenyum menenangkan, “Insyaa Allah nggak, Bu. Ibu banyakin berdoa ya, doa Ibu kan sampai sundul langit,” katanya sambil bercanda untuk meredakan ketegangan.
Melati, yang dari tadi diam, menambahkan dengan tenang, “Nanti kalau ada yang nanya-nanya, biar Melati saja yang jawab, Bu. Ibu tenang saja ya.”
Setelah mempersiapkan segala sesuatunya, mereka bertiga berhasil melewati pemeriksaan bandara tanpa hambatan. Perasaan lega sedikit menghampiri saat dua jam kemudian mereka mendarat dengan selamat di bandara Kuala Lumpur. “Alhamdulillah,” gumam Junaedi, merasa beban di pundaknya sedikit berkurang.
Mereka punya waktu enam jam sebelum penerbangan lanjutan menuju Riyadh yang dijadwalkan pukul 11 malam. Waktu tersebut mereka manfaatkan untuk makan dan istirahat sejenak. Namun, tiba-tiba ponsel Junaedi bergetar,
“Pak Junaedi, bagaimana? Lancar saja, kan?” Suara Ustadz Cahyo terdengar seperti basa-basi, seolah tak ada masalah.
“Alhamdulillah, lancar,” jawab Junaedi singkat, meski hatinya masih menyimpan keraguan.
Namun, apa yang disampaikan Ustadz Cahyo berikutnya membuatnya terhenyak. “Ini, ada sedikit masalah. Bus yang akan kita gunakan dari Riyadh ke Jeddah dan Mekkah kemarin batal.”
"Lho, terus bagaimana, Ustadz?" tanya Junaedi dengan nada bingung.
Ustadz Cahyo menjawab dengan nada yang datar, “Bisa kita carikan pengganti, tapi butuh biaya tambahan, sekitar 2.000 riyal Saudi atau sekitar delapan juta rupiah per orang. Bagaimana?”
Dengan hati yang bimbang, Junaedi mulai mencari cara untuk mencari pinjaman uang lagi, meski sebenarnya ia sudah kehabisan sumber dana.

03/09/2024

Episode 5 Pemeriksaan Check in
Pagi itu, suasana di bandara sudah ramai. Langit terlihat cerah, namun hati Junaedi penuh dengan kecemasan. Ia, istrinya Melati, dan ibunya Bu Maimun sudah bersiap sesuai instruksi Ustadz Cahyo. Junaedi mengenakan celana jeans, kaos polo, dan topi lamanya, yang agak aneh untuk sebuah perjalanan haji. Melati, dengan baju lengan panjang dan jilbab hitam polos, tampak rapi namun sederhana. Sementara itu, Bu Maimun memakai gamis terusan bermotif bunga. Dari semalam, Bu Maimun terus saja protes.
“Nak, kenapa kita gak pakai baju putih-putih kayak orang-orang itu? Kan bagus seragaman mau berangkat haji,” keluh Bu Maimun dengan wajah heran.
Junaedi hanya bisa menggeleng. "Ini instruksi dari Ustadz Cahyo, Bu. Katanya supaya nyaman dan aman. Kita turuti saja, ya. Sementara itu, Bu Maimun dan Melati duduk di kursi yang tersedia di area tunggu, sementara Junaedi mengantri di depan counter check-in pesawat Rajawali.
Saat tiba gilirannya, petugas counter memandang Junaedi dengan tatapan biasa, namun penuh perhatian. “Mau ke mana ini, Pak dan ada perlu apa?” tanyanya, matanya menyapu ke arah koper abu-abu yang Junaedi bawa.
Junaedi menjawab singkat, sesuai arahan Ustadz Cahyo. “Mau liburan ke Kuala Lumpur.”
"Sama istri dan ibu,” jawab Junaedi, tetap tenang.
Petugas mulai memeriksa tiket serta passport Junaedi, Melati, dan Bu Maimun. Setelah memverifikasi, pandangannya beralih ke koper abu-abu yang diletakkan di dekat Junaedi. “Itu koper dibawa ke pesawat, Pak?”
“Iya,” jawab Junaedi, singkat.
Petugas menunjuk ke arah koper Junaedi. “Coba ditimbang sini, Pak.”
Junaedi mengangkat koper itu dan meletakkannya di atas timbangan. Angka digital menunjukkan beratnya 12,5 kg, melebihi batas yang diperbolehkan untuk bagasi kabin.
“Ini over 5,5 kg, Pak. "Oh, terus bagaimana, Pak? Saya bayar lebihnya saja, ya?”
Namun petugas check-in hanya melirik Junaedi sejenak, sebelum memberikan isyarat tak jelas, sedikit mengangkat bahu dan menunduk. “Gak usah, Pak. Nanti di depan diselesaikan.”
“Maksudnya bagaimana?” tanya Junaedi, bingung dengan sikap petugas yang tampak tak biasa.
Apakah ada sesuatu yang tidak beres?

29/08/2024

Episode 2 Pendaftaran
Lima bulan sebelumnya, di sebuah ruang pertemuan di Hotel Pangeran, Kota Pahlawan, Ustadz Cahyo berdiri dengan penuh percaya diri. Ia mengenakan gamis hitam, berkacamata, dan berjenggot tipis, senyumnya ramah namun meyakinkan.
"Nah, bapak-ibu sekalian, tunggu apa lagi? Pendaftaran haji mandiri ini hanya dibuka sampai minggu depan, 31 Januari 2024. Dimana lagi ada kesempatan daftar haji, bonus umroh, dan berangkat tahun ini juga?" kata Ustadz Cahyo sambil menatap jamaah di depannya.
Junaedi, yang duduk di barisan depan, mengangkat tangannya. "Ini benar, Ustadz? Pasti berangkat tahun ini?"
"Insya Allah, Pak," jawab Ustadz Cahyo tegas. "Sudah sepuluh tahun kami memberangkatkan haji, semuanya lancar, nggak ada masalah," tambahnya dengan penuh keyakinan.
Seorang jamaah lain yang duduk di belakang, seorang bapak berbadan besar, tiba-tiba berdiri dan bertanya, "Jaminannya apa, Ustadz?"
"Jaminannya ya saya ini," jawab Ustadz Cahyo sambil tersenyum. Ia kemudian menunjukkan beberapa foto di ponselnya. "Ini saya tahun lalu, di apartemen saya di Mekkah, tahun 2023. Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan baik."
Si bapak tadi masih ragu. "Dengan biaya seratus sembilan puluh lima juta itu, apa kita dapat maktab, penginapan?"
Ustadz Cahyo mengangguk mantap. "Iya, pasti. Ada tenda, makan, penginapan apartemen yang dekat dengan Mina. Nyaman, dan tidak perlu repot-repot pindah tempat lagi."
Junaedi menggenggam tangan istrinya, Melati, yang duduk di sampingnya. "Dek, sepertinya ini cocok buat Ibu ya?"
Melati menghela napas, ragu. "Biayanya lumayan, Mas. Apa Mas yakin?"
Junaedi tersenyum tipis. "Penjelasan Ustadz Cahyo tadi jelas, kan? Ada jaminannya, lagi p**a beliau teman dekat Mas Anto. Mas Anto sudah berkali-kali haji, pasti dia paham."
"Tapi uangnya dari mana, Mas?" tanya Melati pelan.
"Insya Allah, kita berdoa dan berusaha. Allah pasti kasih jalan," jawab Junaedi penuh keyakinan.

Episode 1  ArofahOleh SugalinPanas di Padang Arafah hari itu terasa membakar. Junaedi dengan susah payah mendorong kursi...
27/08/2024

Episode 1 Arofah
Oleh Sugalin
Panas di Padang Arafah hari itu terasa membakar. Junaedi dengan susah payah mendorong kursi roda ibunya, Bu Maimun, yang terlihat semakin lemah. Keringat mengalir deras di wajahnya, sementara napasnya tersengal-sengal. Di sampingnya, Melati terus berusaha melindungi ibu mertuanya dengan payung, sambil sesekali membasahi wajah Bu Maimun dengan kain basah. "Bu, minum ya, Bu?" pinta Melati dengan suara khawatir, namun ibunya hanya menggeleng pelan.
"Ustadz Cahyo tadi ke mana, Mas?" tanya Melati, cemas. Junaedi melihat sekeliling, mencari sosok ustadz yang mereka percayai.
"Lagi cari maktab untuk kita," jawab Junaedi. "Sudah dari pagi, tapi kok belum ketemu." Dia memegang ponselnya, mencoba menelepon, tapi tidak ada jawaban. "Sabar ya dek, semoga sebentar lagi ada kabar."
Melati mulai semakin khawatir. "Mas, ini ibu makin lemas. Bagaimana kalau kita bawa ke klinik?"
Junaedi terdiam sejenak. "Tapi kita nggak bawa identitas, Dek. Kalau ditanya-tanya, nanti bagaimana, kasihan ibu."
Waktu terus berlalu, dan Junaedi terus mencoba menghubungi Ustadz Cahyo, tapi tak ada jawaban. Mereka mulai merasa putus asa. Ustdaz Cahyo, yang katanya sudah menyiapkan tempat, makan dan segala sesuatunya untuk mereka, dan telah mereka bayar lunas, tiba-tiba hilang tanpa kabar.
Junaedi mulai merasa gelisah. "Jangan-jangan, kita sudah ditipu," gumamnya pelan.
Melati menatap suaminya dengan mata cemas. "Ditipu, Mas?"
Junaedi mengangguk lemah. Harapan mereka akan tempat berteduh dan makan yang dijanjikan Ustadz Cahyo kini sirna. Di tengah panas yang menyengat, mereka kini harus menghadapi kenyataan bahwa mereka mungkin telah tertipu, sementara Bu Maimun semakin lemah di depan mata mereka.

TERIMA KASIHDi beberapa TPS ada saksi akhwat (perempuan) millenial yg baru pertama kali ikut jadi saksi, belum kelar hin...
16/02/2024

TERIMA KASIH

Di beberapa TPS ada saksi akhwat (perempuan) millenial yg baru pertama kali ikut jadi saksi, belum kelar hingga pukul 00.30 Wita tadi pagi.

Tiba2 Ayah saksi tersebut datang. Kita deg2an, jangan2 saksi disuruh p**ang. Tetapi Alhamdulillah tidak.

Lalu kata sang Ayah, "Nak tetap semangat yaa... Terus fokus kawal suara PKS dan Ulama. Ayah akan nemenin kamu sampai selesai" 😭😭😭

Pemilu sudah usai, selanjutnya kita bersama perjuangkan yang terbaik untuk Indonesia.

Terima kasih sebesar-besarnya untuk semua amal sholeh para relawan / saksi / relawan / koordinator saksi dan seluruh kader
PKS Balikpapan dan di seluruh pelosok negeri.

Demikian p**a kepada petugas KPPS, panwas, linmas, petugas kelurahan dan semua perangkat pemerintahan yang telah melaksanakan dan mengawasi jalannya pemilu 2024.

Semoga menjadi tonggak perbaikan dan Allah SWT membalas segala pengorbanannya dengan pahala dan kebaikan yang berlibat ganda. Aamiin.

12/02/2024

Semoga membawa keberkahan, dimudahkan semua urusannya ☺️🙏

11/02/2024

Hari ini harus lebih baik dari kemarin. Itulah salah satu PERUBAHAN yang kita inginkan semua. Ayo terus bergerak dan bergerak, Insyaallah perubahan yg kita inginkan akan terjadi. Happy weekend semua!

20/01/2024

Sudahkah kita bersyukur atas apa yang Allah titipkan ke kita hari ini ?

Inilah yang harus kita renungkan sahabat 😊😊

📣*Manasik & Workshop Haji Mandiri: Solusi Efektif untuk Haji Tanpa Tunggu!* Haji, pelengkap rukun Islam.Selain amalan pa...
10/01/2024

📣*Manasik & Workshop Haji Mandiri: Solusi Efektif untuk Haji Tanpa Tunggu!*

Haji, pelengkap rukun Islam.
Selain amalan paling afdhal, haji adalah sarana yang bisa mengantarkan kita mendapatkan tiket surga ini.

IKUTILAH! 🕋 Solusi Efektif untuk Haji Tanpa Tunggu, Biaya terjangkau!

📅 Sabtu, 13 Januari 2024
⌚ Jam: 08.30 - 15.00 WITA
📍 Tempat: Hotel Whiz Prime, Jl Jendral Sudirman, Balikpapan
HTM : 100k (makan siang, coffe break)

Daftar Haji Sekarang, Jemput Surga-Nya
📩 Konsultasi & Daftar Haji :
wa.me/628125430808
wa.me/6281330104645
wa.me/6281286365272

https://linktr.ee/umrohhajihasanah

===================
PT. Hasanah Asesya Mulia
Haji & Umroh






04/01/2024

Alhamdulillah Jumat Barokah,
Semoga rejekinya melimpah dan berkah.
Aaamiin.

Mari luruskan niat, untuk perbaikan.
Menangkan di eskekutif (Presiden)
Kuatkan di legislatif (DPR, DPRD)

✅AMIN presidennya
✅PKS partainya
✅KH Fahrurrazi DPD RI No. 8

Salam Perubahan!
Sukma Unggul Alamin
Caleg DPRD Kota - Dapil Balikpapan Selatan no urut 3.

Untuk mengetahui profil lengkap :
https://linktr.ee/sukmaunggul

04/01/2024

SEMOGA SEMUA SEHAT SELALU,
Hutang lunasss, rejekinya lancar.
AaaaMIN

Salam Perubahan!
Sukma Unggul Alamin
Caleg DPRD Kota - Dapil Balikpapan Selatan no urut 3.

Untuk mengetahui profil lengkap,
Link web dan channel medsos :
https://sukmaunggul.com
https://linktr.ee/sukmaunggul

Address

Balikpapan
Balikpapan

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ukhuwah Balikpapan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share