05/01/2024
๐ SABTU, 6 Januari 2024
โฐ Start : Jam 20.00 WIB
๐ฃ BERSAMA : Andi Setiono (Konsultan World Heritage)
Geopark Toba Kaldera Tak Butuh Lagi Wacana, Tapi Aksi Nyata โผ๏ธ
โโโโโโขโโโโโโ
LIVE STREAMING LINK ๐ดใ https://youtube.com/live/rGyjPmVpbZo
Join Zoom Meeting
https://us06web.zoom.us/j/82051493514?pwd=rFGFgiMqgdbfSsd5ZQ1rN6ONtjBbYf.1
Meeting ID: 820 5149 3514
Passcode: toba
Sinopsis: Geopark Toba Tak Butuh Lagi Wacana, Tapi Aksi Nyata
Kaldera Toba di kawasan Danau Toba terpilih sebagai UNESCO Global Geopark dalam sidang Dewan
Eksekutif UNESCO di Paris pada 7 Juli 2020. Salah satu pertimbangan UNESCO untuk memilihnya adalah
karena memiliki kaitan geologis dan warisan tradisi yang tinggi dengan masyarakat setempat, khususnya
dalam hal budaya dan keanekaragaman hayati.
Sayangnya, UNESCO telah memberi kartu kuning setelah tim penilai yang beranggotakan dua orang
berkunjung ke Kaldera Toba pada 31 Agustus-4 September 2023. Peringatan itu dikeluarkan karena
pemerintah Indonesia dinilai kurang aksi untuk terus mempromosikan Kaldera Toba. Kartu kuning ini
membatasi pembaruan setiap empat tahun untuk status Kaldera Toba sebagai UNESCO Geopark. Jika
tidak ada perbaikan, status Kaldera Toba akan dicabut. Masa berlaku status Kaldera Toba sebagai UNESCO
Geopark hingga Juli 2024.
Terdapat tujuh rekomendasi yang diberikan UNESCO antara lain terkait geological heritage atau warisan
geologi. Kajian tim UNESCO mendapati pemetaan warisan geologi di kawasan Toba masih kurang. Selain
itu tim UNESCO juga menilai pihak manajemen โ dalam hal ini Badan Pengelola โ kurang representatif
sehingga perlu dilakukan perubahan manajemen. Visibilitas kawasan itu dengan pengadaan gerbang,
monumen dan panel interpretasi dinilai kurang visibilitas dan harus diperbaiki sehingga memudahkan
pengunjung menjelajahi kawasan tersebut.
Artinya sebagaimana umumnya, persoalan segala bentuk heritage di Indonesia, baik culture maupun
nature. Terlalu banyak wacana, namun sangat minim aksi konkret yang dibutuhkan sebagai penandai arti
penting sebuah situs. Dalam konteks Toba Geopark, dibutuhkan uluran tangan para praktisi secara riil,
untuk terjun langsung terlibat. Karena apa? Apa yang tampak mudah bagi seseorang atau komunitas, jadi
tampak sulit atau musykil bagi yang lainnya. Butuh suatu sinergi yang cukup komprehensif, efektif dan
efisien agar situs ini terhindarr dari kemungkinan terburuk dicoret dari daftar geological heritage.
Geopark Toba adalah cermin, bahwa kecenderungan terlalu asyik pada hal yang besar, tapi abai pada hal
yang kecil. Padahal justru dari hal2 kecil inilah, Geopark Toba justru potensial dibesarkan dan dijadikan
salah satu bagian keajaiban peristiwa alam yang mendunia, yang daripadanya melahirkan berbagai
keanekaragaman hayati dan suatu budaya yang sedemikian tinggi yang menyertainya,
Komunitas NSI memiliki potensi kepedulian, kapabilitas, dan semangat untuk melakukan aksi nyata itu.
Mari!
โโโโโโขโโโโโโ
SUPPORT & BUY Product & Merchandise NSI
(KEMENYAN, D**A, KOPI, KAOS DLL)
๐ฒ https://wa.me/628973273666
SPONSORED BY:
SANTO WATER AIR REMPAH BEROKSIGEN
https://youtube.com/
MAJALAH ADILUHUNG PELESTARI BUDAYA NUSANTARA (DOWNLOAD)
https://play.google.com/store/books/author?id=Redaksi+Majalah+Adiluhung
๐ฒ Free Join Grup WA Ngobrol Santai Indonesia
https://chat.whatsapp.com/ETir0s9wcNo6W7qsrYX3sB
Kaldera Toba di kawasan Danau Toba terpilih sebagai UNESCO Global Geopark dalam sidang DewanEksekutif UNESCO di Paris pada 7 Juli 2020. Salah satu pertimbang...